Bengkulu Selatan – Kanit Binmas dan Bhabinkamtibmas Polsek Seginim, Polres Bengkulu Selatan, Polda Bengkulu, Aiptu Sigit Hartanto dan Aipda Wagiman menyambangi Warga di Desa Kota Bumi Baru Kecamatan Seginim Kabupaten Bengkulu Selatan, untuk Menghadiri Kegiatan Sosialisasi Pencegahan Pernikahan Dini, sekaligus jalin silaturahmi, Jumat (02/08/24).
Pada Kesempatan Hadiri kegiatan tersebut Kanit Binmas dan Bhabinkamtibmas memberikan penjelasan kepada warga Desa Kota Bumi Baru bahwa Sosialisasi Pencegahan Pernikahan Dini bertujuan untuk Memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai Pencegahan Terjadinya Nikah Belum Cukup umur akan berdampak pada psikologi dan Ekonomi warga.
Pernikahan dini masih banyak ditemui di seluruh dunia. Setiap tahunnya sebanyak 10 juta perempuan di dunia menikah pada usia <18 tahun, Hal ini menyebabkan angka kematian ibu dan anak, penularan infeksi menular seksual, dan kekerasan semakin meningkat bila dibandingkan dengan perempuan yang menikah pada usia >21 tahun.
Yang hadir pada kegiatan adalah Kepala Desa Kota Bumi Baru Jukan, Camat Seginim Jardi,S.E, Kanit Binmas dan Babhinkamtibmas Aiptu Sigit Hartanto dan Aipda Wagiman, Babinsa Serka Sukiman, Kepala Puskesmas diwakili dr. Ismi, Ketua BPD dan Anggota, Para Remaja Desa Kota Bumi Baru danPendamping Desa Lin Aprianto.
Di Kesempatan dan Waktu Terpisah Kapolres Bengkulu Selatan Akbp Florentus Situngkir S.I.K., yang disampaikan melalui Kapolsek Seginim Iptu Priyanto, S.H., mengatakan “tujuan dari Penyuluhan pencegahan Pernikahan dini Desa Kota Bumi Baru Kecamatan Seginim Kabupaten Bengkulu Selatan adalah supaya anak Remaja Warga paham akan Dampak dan hal Negatif yang di timbulkan Pernikahan Dini Desa Kota Bumi Baru,” jelasnya.
“Polsek Seginim berharap dengan adanya penyuluhan Pencegahan Pernikahan Dini ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan para Warga terutama para remaja, sementara untuk diketahui bahwa Informasi kesehatan reproduksi remaja hanya diketahui oleh 35,3% remaja perempuan dan 31,2% remaja laki-laki. Pendidikan dan pemberdayaan pada remaja sangatlah penting untuk menghindari terjadinya pernikahan dini” tutup Priyanto.










