oleh

SMP Negeri 10 Kota Bengkulu Lakukan Replikasi dan Studi Tiru di SD Negeri 63 Bengkulu Tengah

bengkulu.siberindo.co  –    Kamis, 23 April 2026. Dalam upaya mendorong transformasi pendidikan berbasis teknologi, SMP Negeri 10 Kota Bengkulu melaksanakan kegiatan replikasi dan studi tiru di SD Negeri 63 Bengkulu Tengah. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen sekolah dalam menyebarluaskan inovasi pembelajaran digital kepada satuan pendidikan lain.

Inovasi yang diperkenalkan oleh SMP Negeri 10 Kota Bengkulu bertajuk Pemanfaatan NotebookLM sebagai Akselerasi Digitalisasi Generasi Inovatif dalam Teknologi Pendidikan (PENA DIGITAL). Program ini berfokus pada optimalisasi teknologi kecerdasan buatan untuk mendukung proses belajar mengajar yang lebih efektif, kreatif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Dalam kegiatan tersebut, para guru dari SMP Negeri 10 Kota Bengkulu memberikan pelatihan langsung kepada guru-guru SD Negeri 63 Bengkulu Tengah mengenai cara penggunaan NotebookLM serta penerapannya dalam pembelajaran. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi yang disampaikan.

Materi yang diberikan meliputi pengenalan fitur-fitur NotebookLM, cara mengelola bahan ajar digital, hingga pemanfaatannya dalam kegiatan pembelajaran sehari-hari. Beberapa contoh penerapan yang diperagakan antara lain penggunaan NotebookLM untuk merangkum materi pelajaran, menyusun bahan ajar interaktif, membuat pertanyaan berbasis teks, serta membantu guru dalam menyusun perangkat pembelajaran secara lebih efisien.

Baca Juga  Jumat Curhat Polsek Kotapadang di Desa Taba Anyar

Selain itu, NotebookLM juga dinilai sangat membantu guru dalam membuat berbagai media pembelajaran. Guru dapat dengan lebih mudah menyusun slide presentasi, membuat mind map, menghasilkan video pembelajaran sederhana, hingga membuat audio pembelajaran yang menarik. Hal ini tentu menjadi nilai tambah dalam menciptakan pembelajaran yang variatif dan tidak monoton bagi siswa.

Kepala SMP Negeri 10 Kota Bengkulu menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun ekosistem pendidikan yang berbasis teknologi di tingkat sekolah dasar. “Melalui PENA DIGITAL, kami ingin berbagi praktik baik agar guru-guru dapat memanfaatkan teknologi secara maksimal dalam mendukung pembelajaran,” ujarnya.

Baca Juga  Satlantas Polres Kepahiang Bedah Pelajaran Lalu Lintas ke dalam Mapel PPKN

Sementara itu, pihak SD Negeri 63 Bengkulu Tengah menyambut baik kegiatan ini dan berharap kerja sama serupa dapat terus berlanjut di masa mendatang. Dengan adanya pelatihan ini, guru diharapkan mampu meningkatkan kompetensi digital serta menciptakan pembelajaran yang lebih inovatif dan menarik bagi siswa.

Kegiatan replikasi dan studi tiru ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antar sekolah dapat menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya dalam menghadapi tantangan era digital.

News Feed