oleh

Wujud Kepercayaan, Satgas Pamtas Yonif 407/PK Menerima Penyerahan Senjata dari Warga Perbatasan

Satgas Pamtas RI – MLY Yonif 407/Padmakusuma Pos Kantuk Asam menerima penyerahan satu pucuk senjata jenis Lantak dari warga Desa Kantuk Asam Kecamatan Puring Kencana, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalbar.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-MLY Yonif 407/PK Letkol Inf Catur Irawan, dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, Rabu (06/01/21).

Dikatakannya, berawal saat anggota pos Kantuk Asam melaksanakan anjangsana ke rumah-rumah warga yang dipimpin oleh Danpos Kantuk Asam Serka Deiky Kurniawan beserta 3 orang anggota, kemudian penyerahan senjata jenis lantak ini dilakukan salah satu seorang warga berinisial AG (29) kepada personel Pos Kantuk Asam Satgas Yonif 407/PK sebagai bentuk kepercayaan kepada Satgas TNI.

Baca Juga  Wujudkan Rumah Layak Huni, Satgas Pamtas Yonif 407/PK Bantu Warga Perbatasan Bangun Rumah

“Dari pengakuan yang bersangkutan, senjata tersebut biasanya digunakan untuk berburu, Kemudian Danpos Kantuk Asam memberikan pemahaman kepada Sdr AG tentang penggunaan senjata karena bisa membahayakan diri sendiri dan keluarganya,” jelasnya.

“Dengan adanya pembinaan teritorial yang baik dengan berinteraksi sosial dengan masyarakat, sehingga Sdr AG sadar tentang bahaya penggunaan senjata rakitan dan menyerahkan satu pucuk senjata laras panjang jenis Lantak tersebut kepada Pos Kantuk Asam atas dasar kemauan sendiri dan tanpa paksaan,” tambahnya.

Baca Juga  Program Serbuan Vaksinasi ke Daerah-daerah, Kodim 1201 Turut Lancarkan

Sementara itu, menurut Danpos Kantuk Asam Serka Deiky Kurniawan menyebutkan bahwa penyerahan senjata api yang dilakukan oleh seorang warga tersebut didasari atas pendekatan anggota Pos Kantuk Asam terhadap warga desa dengan berbaur serta memberikan bantuan-bantuan kepada warga daerah binaannya tersebut disertai himbauan kepada warga bahwa senjata api merupakan barang yang tidak bisa dimiliki oleh sembarang orang dan juga harus disimpan di tempat yang aman karena dikhawatirkan dapat disalahgunakan.

Baca Juga  Amankan Pencoblosan, Polres Kaur Diback Up 92 Personil Brimob

” Kami menghimbau tentang bahaya menyimpan senjata api, alhasil dengan sendirinya masyarakat menerima dan menyerahkan senjata api yang disimpannya secara sukarela, ”

(Pewarta : Peni Kusumawati)

Komentar

News Feed