bengkulu.siberindo.co – Kementerian Komunikasi dan Digital terus memperkuat keamanan ruang siber nasional dengan membangun sistem peringatan dini keamanan digital melalui kolaborasi erat dengan komunitas bug hunter.
Kepala Pusat Data dan Sarana Informatika (PDSI) Kemkomdigi Hasyim Gautama mengapresiasi kontribusi para bug hunter yang memberikan laporan kerentanan untuk membantu Kemkomdigi mengambil tindakan pencegahan secara cepat.
Langkah ini menjadi bentuk deteksi dini yang efektif untuk mengamankan aset digital kementerian.
“Kontribusi teman-teman semua ini kami tindak lanjuti dengan laporan atau notifikasi kepada satuan kerja terkait,” ujar Hasyim dalam Bug Hunter Forum 2026 di Jakarta Pusat, Selasa (07/07/2026).
Hasyim menambahkan bahwa hubungan antara Kemkomdigi dan bug hunter didasarkan pada asas saling percaya (trust).
Melalui Vulnerability Disclosure Program (VDP), para bug hunter dapat melakukan pengujian sistem secara aman dan legal sesuai aturan.
Kolaborasi timbal balik ini dinilai krusial demi menjaga kedaulatan serta keamanan data pribadi masyarakat di ruang digital.
Sementara itu, Ketua Tim Keamanan Siber PDSI Kemkomdigi Bintang Rehari Suyardi melaporkan adanya peningkatan yang sangat signifikan dalam pelaporan celah keamanan aset Kemkomdigi.
Jumlah laporan kerentanan melonjak tajam pada tahun ini dibandingkan periode sebelumnya.
“Tahun lalu hanya ada 56 laporan dari bug hunter. Tahun ini totalnya mencapai 460 laporan, sehingga ada peningkatan sebesar 700 persen. Terima kasih kepada teman-teman semua yang telah menjadi mitra Kemkomdigi dalam melaporkan kerentanan di aset-aset kami,” kata Bintang.
Selain dihadiri oleh jajaran tim Computer Security Incident Response Team (CSIRT) Komdigi, Bug Hunter Forum 2026 ini dihadiri para bug hunter yang menjadi mitra Kemkomdigi untuk saling berbagi pengalaman di bidang keamanan siber.
Dalam acara ini, Kemkomdigi juga memberikan penghargaan kepada para bug hunter yang telah memberikan kontribusi terbanyak dalam program VDP.
Peserta juga mendapatkan materi tentang regulasi pelindungan data pribadi, pedoman menjadi bug hunter yang beretika, serta cara untuk melaporkan temuan kerentanan secara terstruktur dan efektif.










