oleh

Gubernur Rohidin Dinyatakan Negatif Virus Corona

-Tak Berkategori

Bengkulu, Siberindo.co – Setelah menjalani isolasi mandiri dan perawatan selama 10 hari, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah berdasar hasil swab dinyatakan negatif COVID-19.

Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Satgas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Provinsi Bengkulu Jaduliwan, pada konferensi pers di Kantor Dinas Kominfotik Provinsi Bengkulu, Selasa (13/07/2021).

“Pada kesempatan ini kami menyampaikan kepada masyarakat Provinsi Bengkulu, bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan medis atau swab, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah alhamdulillah sudah negatif COVID-19,” jelas Jaduliwan yang juga merupakan Kadis Kominfotik Provinsi Bengkulu.

Baca Juga  Muswil IX DPW PPP Bengkulu, Gubernur Rohidin Ajak Semua Elemen Politik Jaga Demokrasi

Kondisi Gubernur, tambah Jaduliwan, saat ini dalam keadaan sehat walafiat dan siap kembali melaksanakan tugas sebagai abdi negara.

Dijelaskan oleh Kabid Pelayanan Kesehatan dan SDM Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Bengkulu Edriwan Mansyur, secara medis, terpaparnya Gubernur Bengkulu tidak menunjukkan pada penurunan kesehatan.

Namun menghindari penyebaran Covid-19 di lingkungan kerja, Gubernur Rohidin selama 10 hari terakhir mengambil sikap melaksanakan isolasi mandiri di Rumah Dinas Gubernur Bengkulu.

Baca Juga  Polres Benteng Bekuk Penyabu di Pondok Kebun

“Jadi memang secara medis Pak Gubernur sudah membaik dan negatif COVID-19, itu juga berkat disiplinnya gubernur melaksanakan protokol kesehatan secara ketat dan perawatan secara baik,” ungkapnya.

Sementara itu, terkait penanganan penyebaran COVID-19, Satgas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Provinsi Bengkulu, berdasarkan Surat Edaran Gubernur Bengkulu telah menetapkan beberapa RS Swasta di Provinsi Bengkulu juga sebagai tempat perawatan pasien positif Covid-19 kondisi berat atau kritis.

Baca Juga  Dukung Penurunan Stunting, Bhabinkamtibmas Hadiri Rembuk Stunting Tingkat Kecamatan Bingin Kuning

“Tingkat keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) di RS Pemerintah saat ini mencapai 75 persen, sehingga Pemprov Bengkulu mengambil kebijakan itu,” imbuh Edriwan.

Komentar