Bengkulu, Siberindo.co – Sebanyak 4 Anggota BPD Desa Kemang Manis bersama perangkat desam Pjs Kades dan istrinya, serta 1 staf Camat Pino Raya Kabupaten Bengkulu Selatan pergi dinas luar ke Jakarta sejak Minggu (14/3/2021). Alasannya, kepergian tersebut merupakan dinas luar guna keperluan bimbingan teknis (Bimtek).
Nobi Hendriko dan Tamrin, warga desa tersebut yang mengeluhkan pelayanan publik, melaporkan dinas luar mereka ke DPRD Bengkulu Selatan pada Senin (15/3/2021).
Kepada wartawan, Nobi Hendriko didampingi Tamrin, mengatakan, dinas luar mereka infonya telah mendapatkan persetujuan dari pihak Camat Pino Raya.
“Hanya ada 3 orang staf lagi yang tinggal di kantor desa. Saat ditanya kemana Kades dan perangkat desa, katanya dinas luar dan ada juga mengatakan Bimtek,” kata Nobi Hendriko saat melapor ke DPRD Bengkulu Selatan.
Lanjut Nobi Hendriko, dengan keberangkatan Kades dan 4 BPD, beserta seluruh perangkat desa yang merupakan adalah tim relawan pencegahan Covid-19 Desa Kemang Manis itu nantinya dikhawatirkan jika terkena Corona, sehingga tidak ada lagi relawan yang bertugas mengurusi pencegahan Covid-19 di desa.
“Pelayanan masyarakat di desa yang harus diputuskan oleh Kades, saat ini lumpuh total,” ungkap Nobi.
Nobi mengungkapkan, bahwa dana perjalanan Dinas Luar untuk Bimtek ini diduga ada rekayasa dalam RKPDes 2021 yang diduga dirubah secara sepihak tanpa melalui musyawarah desa.
“Ada salah satu anggota BPD yang tidak ikut berangkat karena ada kejanggalan dalam perjalanan dinas tersebut. Dari informasi yang kami terima, bahwa dalam RKPDes yang sebelumnya dibahas secara musyawarah tidak dianggarkan untuk Bimtek. Ini merupakan pengakuan dari salah satu staf perangkat desa,” beber Nobi


Komentar