Bengkulu, Siberindo.co – Kakanwil Kemenag Drs H Zahdi Taher M.HI membuka acara Rapat Koordinasi (Rakor) pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) se-Provinsi Bengkulu tahun anggaran 2021 di Mercure Hotel Kota Bengkulu, Senin (15/03/2021).
Dalam kesempatan itu Kakanwil menyebut, bangsa indonesia ini merupakan bangsa majemuk dengan beragam agama. Karenanya meskipun ada perbedaan, kerukunan antar umat beragama harus dibina secara baik dan terus menerus. Jadikan perbedaan itu menjadi sebuah keindahan, ibarat sebuah lukisan.
‘’Lukisan jadi indah bukan karena putih. Tetapi harus ada warna lain. Maka harus ada warna yang berbeda-beda, begitulah bangsa kita ini, meskipun ada perbedaan. Harus diciptakan untuk tetap menjadi indah,’’ kata Kakanwil.
Lanjut Kakanwil, masyarakat ditingkat grassroot (akar rumput) merupakan real basis (basis nyata). Maka tokoh agama perlu menciptakan kerukunan beragama itu.
‘’Untuk mewujudkan kerukunan yang harmonis tersebut, tentu dengan menyentuh berbagai aspek kehidupan. Tidak hanya menyangkut pemahaman yang benar, tetapi juga pendidikan yang memadai dan kesejahteraan ekonomi yang cukup,’’ pinta Zahdi.
Karenanya aspek penguatan itu kata Kakanwil lagi adalah tanggungjawab bersama. Baik pemuka agama, pemerintah, organisasi keagamaan serta seluruh komponen masyarakat. Namun demikian Zahdi mengakui, Bengkulu dalam situasi kondusif. Antar umat beragama saling menghormati dan saling menghargai satu sama lain.
‘’Tetapi saya juga tetap mengimbau kita tetap waspada. Jangan sampai konflik itu terjadi malah dari internal kita sendiri. Makanya saya mengajak Bapak/Ibu untuk menciptakan penguatan tersebut. Sehingga kita dalam kehidupan bermasyarakat di Bengkulu, akan tetap merasa aman dan nyaman,’’ demikian Kakanwil.
Sementara itu, Rakor sendiri diikuti oleh seluruh pengurus FKUB Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Provinsi Bengkulu. Hadir dalam rakor mendampingi Kakanwil, Kabag Tata Usaha Drs H Hamdani M.Pd, Pejabat Eselon III dan IV dilingkungan Kanwil. Dalam kesempatan Kakanwil menyerahkan bantuan operasional FKUB Provinsi sebesar Rp 50.000.0000 yang diterima secara simbolis oleh pengurus FKUB Drs Mukhtaridi Baizuri.











Komentar