oleh

Topik Utama APBD Kota Blitar 2021, untuk Dampak Negatif Korona dan Progres Pembangunan Infrastruktur

-Tak Berkategori

Dampak negatif pandemi Covid-19 dan pembangunan infrastruktur yang sempat terjadi pelambatan di tahun anggaran 2020 lantaran pandemi, di APBD Kota Blitar tahun 2021 siap memprioritaskan kebutuhan itu.

Ketua DPRD Kota Blitar Syahrul Alim mengatakan, dengan masih belum bisa dipastikannya pandemi Covid-19 berakhir, membuat pemerintah terus berupaya menyiapkan skenario program untuk masyarakat yang terdampak Covid-19 sekaligus langkah pemulihan ekonomi masyarakat dan daerah.

Menyinggung soal infrastruktur, Syahrul menyebut di tahun anggaran 2020 memang sempat terjadi pelambatan proses pengerjaan proyek fisik. Itu terjadi diakibatkan adanya realokasi anggaran dan refocusing kegiatan yang dialihkan untuk penanganan Covid-19. Oleh karena itu, pihaknya menyatakan di APBD 2021 siap kembali mengoptimalkan pengerjaan proyek infrastruktur tersebut.

Baca Juga  Akademisi Akuntansi NU Sampaikan Konsep Penelitian Fenomenologi Akuntansi Pada Dies Natalies ICMA

“Tetapi kita juga akan melihat mana yang harus diutamakan dan pasti ada penyesuaian-penyesuaiannya. Pemulihan ekonomi itu pasti, pandemi juga belum diketahui akan berakhir,” tandasnya, Senin (16/11/2020).

Sebelumnya, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Blitar menggelar Rapat Paripurna (Rapar) di ruang Graha Paripurna DPRD Kota Blitar.

Rapar itu beragenda Penetapan Propemperda Tahun 2021 dan Persetujuan Bersama Atas Raperda Tentang APBD Kota Blitar Tahun Anggaran 2021. Ketua DPRD Kota Blitar Syahrul Alim memimpin langsung agenda rapat didampingi Wakil Ketua DPRD Kota Blitar Agus Zunaidi.

Baca Juga  Ini Penjelasan Politisi Milenial PDIP, Kenapa Millenial Kota Blitar Disarankan Dukung SATRIO

Melihat postur anggaran di tahun 2021, Syahrul menyebut masih akan berkutat pada kebutuhan pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19 serta untuk maksimalisasi pembangunan infrastruktur dan suprastruktur daerah yang sempat tersendat di masa anggaran tahun 2020 akibat pandemi.

“Ini memang situasi untuk penyakitnya belum bisa dikatakan selesai. Sekarang masih banyak tetapi beberapa hari terakhir untuk kota Blitar sudah menurun, kita tidak boleh lengah. Oleh karena itu di 2021 kita tetap menyiapkan pembiayaan untuk Covid-19 dan dampaknya. Infrastruktur juga demikian,” jelas dia.

Baca Juga  Bangganya Pjs Walikota Blitar Saat Pemkot Terima Penghargaan dari Kemenkes dan Pemprov Jatim

(Pewarta : Faisal NR)

Komentar