Bengkulu, Siberindo.co – Bupati BU Ir H Mian bersama Wakil Bupati Bengkulu Utara Arie Septia Adinata SE M.Ap didampingi unsur TNI, Polri, BPBD, PMI meninjau langsung titik-titik pasca bencana Banjir dibeberapa kecamatan di wilayah Bengkulu Utara, Selasa (30/8/2022).
Peninjauan langsung dilakukan, selain untuk memastikan langkah-langkah penanganan pasca bencana Banjir juga untuk melihat kondisi warga yang terdampak bencana Banjir yang terjadi pada Senin sore hari lalu (29/8/2022).
Pagi ini, seusai rapat Penetapan Status Tanggap Darurat Bupati BU dan Wabup langsung kelapangan untuk memantau langsung keadaan warga yang terdampak banjir.
Dalam tinjauan tersebut, Bupati bersama Wabup BU melakukan pengecekan di beberapa titik yang terkena dampak Banjir bersama dengan rombongan dan didampingi oleh beberapa warga lokal, pada desa Bintunan terdapat 117 rumah, desa Bintunan, kecamatan Batiknau, Korban jiwa tidak ada dan pengungsi terbagi menjadi 4 titik, sementara di Air Besi puluhan rumah terendam banjir, berdasarkan hasil pantauan terdapat 7 kecamatan terendam banjir, tiga kecamatan terparah ketinggian air mencapai hingga atap rumah, di kecamatan air besi 8 desa terdampak Banjir desa sungai Pira, Yanjung Genting, Talang Punguk, Talang Ginting, talang lembak Kota Agung, Talang Baru Ginting ,Talang Renah.
30 orang sesa talang pingguk yg merupakan desa terparah dikecamatan Air Besi, tim BPBD belum Bisa menuju ke lokasi dikarenakan jalur masih tertutup banjir, kegiatan peninjauan lokasi Banjir ini bertujuan melihat secara langsung kondisi dari beberapa titik yang disebabkan dari curah hujan yang tinggi, sehingga data dari Banjir ini dapat didiskusikan kedepannya untuk mengambil tindakan lebih lanjut.
“Kita lihat kondisi warga apa saja yang menjadi kebutuhan mereka saat ini, agar tidak ada kekurangan bahan makanan obat-obatan dan tempat tinggal sementara, kita pastikan sore ini bantuan sembako obat-obatan dapur umum sudah tersalurkan,”ucap Bupati BU. (MC BU)










