oleh

Dinilai Provokasi, Polisi Tangkap Penyebar Video Azan “Hayya Alal Jihad”

Bengkulu, Siberindo.co – Kepolisian Daerah Metro Jaya menangkap seorang terduga pelaku penyebaran video berisi kumandang azan Hayya Alal Jihad pada hari ini, Kamis, 3 Desember 2020.

Lelaki berinisial H itu diketahui merupakan seorang kurir dokumen di perusahaan swasta.

“Ditangkap di daerah Cakung, Jakarta Timur,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus di kantornya, dilansir dari Tempo.co, Kamis (3/12/2020).

Baca Juga  Kanit Binmas Polsek Pino Hadiri Kegiatan Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Stunting Serta Gizi Buruk di Desa Kota Bumi

Yusri mengatakan, tersangka adalah pemilik akun Instagram @hashophasan. Melalui Instagram itu, kata dia, video viral azan Hayya Alal Jihad disebarkan secara masif.

“Video azan itu didapatkan pelaku dari grup Whatsapp bernama FMCO News,” kata Yusri.

Menurut Yusri, penangkapan dilakukan berdasar laporan polisi yang diterima Polda Metro Jaya. Pelapor disebut melihat unggahan H pada 29 November 2020. Unggahan itu dinilai bisa menimbulkan provokasi.

Baca Juga  Karyawan SPBU di Kepahiang Ditemukan Tewas dengan Luka Tusuk

“Seolah-olah Indonesia sedang berjihad dan bertarung melawan musuh,” kata Yusri.

Sebelumnya, Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI), Jusuf Kalla alias JK mengatakan pengubahan lafaz azan itu tidak dapat dibenarkan. Menurut dia, tindakan tersebut keliru.

“Azan hayya alal jihad itu keliru, harus diluruskan. DMI menyatakan secara resmi menolak hal-hal seperti itu. Masjid jangan dijadikan tempat untuk kegiatan yang menganjurkan pertentangan,” ujar JK dalam keterangan tertulis, Selasa, 1 Desmeber 2020.

Baca Juga  Polri Angkat Bicara soal Pengacara Brigadir J Tak Diizinkan Ikuti Rekonstruksi

 

Bengkulutoday.com

Komentar

News Feed