oleh

Hari Lahir Pancasila, Demokrat : Kerukunan dan Toleransi Harus Dijaga

Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap tanggal 1 Juni  diharapkan menjadi momentum merekatkan persatuan dan kesatuan setiap insan di Indonesia. Terutama masyarakat Jawa Timur yang terkenal sangat menjaga kerukunan, kegotong-royongan dan toleransi antar sesama.

Sekretaris DPD Partai Demokrat Jawa Timur, Bayu Airlangga yang rajin memperingati Hari Lahir Pancasila 1 Juni dengan melakukan dialog-dialog bersama masyarakat.

“Kami mengajak masyarakat Jawa Timur menjadikan libur Hari Pancasila 1 Juni untuk merajut kembali kerukunan dan toleransi dengan orang disekitar kita, baik di tetangga maupun sanak saudara terdekat kita,” pinta Bayu Airlangga, Selasa (1 Juni 2021.

Baca Juga  Komitmen Layani Masyarakat, Pemkot Berikan Ambulans Pinjam Pakai untuk Paguyuban Pasundan

Upaya merajut kerukunan bisa dilakukan dengan berbagai macam cara asalkan tidak melanggar protokol kesehatan. Misalnya melakukan komunikasi lahiriyah dengan beberapa tetangga atau teman yang lama tidak bertemu.

“Di era digital teknologi seperti ini membuat kita semua jarang bertemu, tapi jangan sampai kita menjadi terlalu individu. Tetaplah melakukan kegiatan-kegiatan kecil yang bisa menjaga kerukunan, toleransi dan saling membantu,” paparnya.

Bayu menilai Sejak tahun 2016 tanggal 1 Juni dijadikan hari libur nasional pasti ada maksud dan tujuannya. Pemerintah bersama seluruh komponen bangsa memperingati hari lahir Pancasila setiap tanggal 1 Juni tidak sekedar seremonial belaka. Namun menjadi momen untuk mengingatkan kesadaran kepada kita semua untuk semakin mendalami arti penting 5 sila Pancasila.

Baca Juga  Cegah Covid-19, Pembagian BLT DD Didampingi oleh Babinsa Sungai Kunyit

“Kalau yang kemarin belum hafal ya sekarang ini ayo dihafalkan, bagi yang sudah hafal mari kita cermati makna yang terkandung di dalam setiap sila tersebut sekaligus mengamalkannya,” ajak Wakil Ketua Komisi A (Bidang Pemerintahan) DPRD Jatim ini.

Bila momentum Pancasila ini dapat dipahami seluruh masyarakat lebih dalam, Bayu meyakini, dampaknya akan sangat luar biasa. Salah satunya adalah terhindarnya bangsa Indonesia dalam perpecahan. Mengingat di dalam Pancasila terdapat dasar negara Indonesia mulai dari Ketuhanan yang maha esa atau religius, Kemanusiaan, Persatuan, Musyawarah Mufakat dan keadilan sosial.

Baca Juga  Kunker Plt Bupati Musi Rawas, Saling Tukar Program dengan Pemkot Bengkulu

“Kalau 5 sila itu diterapkan di kehidupan kita sehari-hari, maka kehidupan berbangsa yang maju bersama, tenang dan nyaman akan mudah tercapai. Karena tidak ada lagi kebencian, permusuhan dan menyakiti satu sama lain,” pungkasnya.

(Pewarta : Supra)

Komentar

News Feed