Tidak ada yang mengira jika di Desa yang cukup jauh dari pusat pemerintahan Kabupaten Semarang,-/+ 13,8 km 25 menit, memiliki industri yang memproduksi keripik tempe dengan omset cukup perspektif.
Di desa yang saat ini menjadi lokasi TMMD Reguler 110Kodim 0714 salatiga yaitu Ds Ketapang, Kec. Susukan, Kabupaten Semarag, Jawa Tengah.
Ibu yuli dibantu keluarganya, seorang pengrajin keripik tempe dan setik rasa Bawang asal Dsn Karang asem RT. 01 RW. 06, Ds Ketapang. Mengaku merintis usahanya tersebut sekitar dua tahun lalu.
“Awalnya kecil-kecilan, Pak. Kini mulai dikenal banyak orang dari luar desa di Kecamatan susukan dan sekitarnya. Lumayan untuk tambah-tambah penghasilan keluarga,” ucapnya, Rabu (03/3/2021).
Sementara terkait pengecoran jalan di desanya sepanjang 1,1 kilometer lebar 3 meter, ia mengacungkan jempol. Menurutnya, sudah lama masyarakat khususnya Pantirejo menantikan perbaikan jalan yang tentunya akan mengangkat kesejahteraan ekonomi, pendidikan dan kesehatan. Pasalnya, bagi mereka jalan yang akan di betonisasi merupakan akses vital, termasuk ke pusat pemerintahan kecamatan.
“Jika jalannya bagus nanti,semoga omset juga bertambah karena pembeli mau datang kemari. Terima kasih Pak Bupati dan Pak TNI,” imbuhnya mengapresiasi.
Menyusul home industri keripik rumahan itu cukup prospektif, BABINSA 07 susukan, merencanakan Bu yuli dapat menularkan ilmunya kepada warga ketapang di salah satu kegiatan non fisik TMMD Reguler berupa pelatihan. (pen0714)









Komentar