Walikota Blitar Santoso bersama ketua Lembaga Pemeberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) se- kota Blitar berdiskusi membahas program kerja pemerintahannya yang akan direalisasikan, melalui forum audiensi, Kamis (3/6/2021) di ruang Sasana Praja kantor Walikota Blitar.
“Dari hasil pertemuan tadi kita bisa menjelaskan tentang program yang akan kita lakukan untuk satu tahun mendatang, khususnya LPMK sebagai mitra kelurahan minimal tahu program-program apa yang akan kita lakukan. Karena tugas LMPK ini adalah mengawal program di kelurahan yang sudah kita jabarkan,” jelas Santoso dihubungi seusai audiensi.
Salah satu program unggulan yang telah ia sampaikan dan dijabarkan yakni program penganggaran 50-100 juta per RT per tahun. Rencana memulai mengerjakan program 50-100 juta per RT per tahun ini nanti pada masa anggaran perubahan tahun ini.
“Jadi minimal dari 21 kelurahan ini akan kita ambil masing-masing satu RT untuk sebagai percontohan. Sehingga nanti pada anggaran tahun 2022 ketika kita launching ke 651 RT, ini sudah ada yang dijadikan model yang telah menjalankan program ini,” katanya.
Santoso berharap LPMK memahami secara utuh masing-masing program kerja yang ia usung termasuk program-program unggulan.
Sehingga, peran LPMK sebagai mitra warga di kelurahan mampu mendampingi apa yang menjadi kehendak masyarakat.
“Yang sekiranya ada masyarakat yang belum memahami atau ada gap, disinilah peran LPMK sebagai pengawal apa yang menjadi kehendak masyarakat,” tukasnya. ADV
(Pewarta : Faisal NR)









Komentar