Bupati Bintan, Apri Sujadi menurunkan seluruh personil Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Bintan dan honorer, untuk melakukan gotong royong bersama membantu warga terdampak Banjir di Kabupaten Bintan, Senin (4/1/2021).
Berdasarkan surat dan arahan Bupati Bintan, ada tiga wilayah yang sangat terdampak bencana alam. Pemkab Bintan membagi tiga wilayah fokus di lakukan Goro pasca banjir.
Wilayah Gedung Nasional Tanjung Uban yang merupakan titik kumpul diwilayah Bintan Utara ASN dan Honorer. Sementara TNI/ Polri diarahkan untuk bergegas menuju ketitik lokasi yang telah ditentukan guna melakukan tindakan pembersihan.
Diketahui, lokasi Gedung Nasional Tanjung Uban juga disiapkan sebagai tempat penampungan masyarakat yang terdampak banjir, serta menjadikan dapur umum untuk menyiapkan makanan bagi para masyarakat yang menginap di Gedung Nasional sejak tanggal 02 Januari lalu.
“Ada berkisar 3000 jiwa yang mengalami Banjir ini, diseluruh Kabupaten Bintan”, ujar Apri Sujadi.
Guna mengantisipasi agar tidak terjadi musibah dikemudian hari, dimana curah hujan yang cukup tinggi dan air laut pasang yang cukup tinggi, sehingga air tidak dapat kemana-mana, Pemkab Bintan akan menghubungi Pertamina dan Angkatan Laut untuk mempersiapkan lahan yang akan dijadikan penampungan air, dengan sistem pintu air.
“Kalau ini tidak dijadikan pembuatan pintu airnya, maka Tanjung uban ini akan mengalami hal yang sama dikemudian hari. Memang tidak sedikit anggaran yang dibutuhkan, berkisar Rp. 18 milyar rupiah, namun jika ini tidak dilakukan maka hal ini akan dapat terulang lagi”, ungkapnya.
Apri juga mengucapkan terimakasih kepada semua yang telah bergotong royong bahu membahu baik itu ASN, Honorer, TNI/Polri sudah berpartisipasi dalam kegiatan Goro.
Dalam kesempatan itu juga, Bupati Bintan Apri meninjau dapur umum, sembari memberikan support kepada masyarakat agar tetap semangat dalam melakukan kegiatan sosial.
(Pewarta : Surya)









Komentar