Bengkulu, Siberindo.co – Ribuan pelajar tamatan SMA sederajat setiap tahunnya bingung memilih kampus pilihannya. Kendalanya adalah biaya. Apalagi saat ini sedang pandemi Covid-19 yang membuat perekonomian masyarakat lesu.
Oleh karena itu, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah Islam Nahdlatul Ulama (STIESNU) Bengkulu layak menjadi kampus alternatif.
Kampus STIESNU menawarkan biaya persemester hanya Rp 1 jutaan. Ini sebagai solusi menjawab keluhan para lulusan SMA sederajat agar bisa kuliah. Ada dua program studi yang ditawarkan oleh STIESNU Bengkulu, yakni Prodi Ekonomi Syariah dan Prodi Perbankan Syariah.
Kampus yang belokasi di Kelurahan Suka Rami Kecamatan Selebar Kota Bengkulu ini, terus melakukan pengembangan diberbagai bidang untuk meningkatkan kualitas akademiknya.
Terlebih, diawal tahun 2021 Sekolah Tinggi Ekonomi Syariah Nahdlatul Ulama (STIESNU) Bengkulu mendapatkan predikat “Baik” dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Predikat Baik didapat tidak hanya untuk Status Akreditas kampus saja, namun juga untuk dua Program Studi, yaitu: Prodi Ekonomi Syariah dan Prodi Perbankan Syariah.
Dengan Akreditasi ini STIESNU Bengkulu merupakan sebuah perguruan tinggi Swasta yang telah memenuhi standar mutu yang ditetapkan oleh BAN-PT terutama bagi masyarakat.
“Dengan Akreditasi ini STIESNU Bengkulu merupakan sebuah perguruan tinggi Swasta yang telah memenuhi standar mutu yang ditetapkan oleh BAN-PT terutama bagi masyarakat,” kata Pasma Candra.
Belum lama ini, STIESNU Bengkulu juga meresmikan UMKM Zayana Store yang merupakan sebuah rumah usaha yang bergerak di Bidang Produk Herbal dan Sunnah. Menurut Ulya Rahmanita; Owner Zayana, Rumah Usaha ini telah berjalan secara online dan dimulai sejak tahun 2018 serta diresmikan secara offline pada 1 Februari 2021. Zayana Store telah memiliki izin usaha mikro kecil dari pemerintah.
Produk usaha yang ditawarkan merupakan produk herba sunnah seperti Madu Murni Al-Markaz, Minyak Kutus-kutus, Wedang Empon-empon, Wedang Uwuh, Masker Herba dan produk lainnya.











Komentar