oleh

Selangkah Lagi IAIN Jadi UIN Akan Terwujud

Bengkulu, Siberindo.co – Selangkah lagi transformasi (perubahan) status kelembagaan Institut Agama Islam Negeri Bengkulu (IAIN) menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) bakal terwujud.

Hal itu ditegaskan Rektor IAIN Bengkulu Prof. Sirajuddin yang mengakui perubahan status IAIN menjadi UIN hanya menunggu Surat Keputusan dari Presiden Repulik Indonesia Joko Widodo.

“Saat ini hanya menunggu dari Menteri Pendayagunaan Apatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenpanRB) yang meminta prakarsa tersebut untuk dapat segera disetujui dan ditandatangani Presiden Joko Widodo,” tutur Prof. Sirajuddin, saat ditemui di ruangannya, Senin (7/9/2020).

Lebih lanjut diungkapkannya, terkait seluruh persyaratannya, telah dilakukan pembahasan ulang dan telah direvisi sesuai dengan apa yang dipersyaratkan untuk melakukan konversi dari IAIN menjadi UIN.

Baca Juga  Personel Satgas Kamsetibcarlantas Polresta Bengkulu Lakukan Pengamanan dan Pengaturan Lalin Debat Paslon Bupati dan Wakil Bupati Bengkulu TengahBengkulu – Dalam rangka mendukung kelancaran pelaksanaan debat kandidat Paslon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bengkulu Tengah, personel Satgas Kamsetibcarlantas Polresta Bengkulu melakukan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas (Lalin) pada hari Selasa (11/11/2024). Kegiatan ini melibatkan beberapa satuan fungsi dari Polres Bengkulu Tengah yang berfokus pada pengamanan lokasi acara, pengaturan lalu lintas, dan pengawasan terhadap potensi gangguan keamanan di sekitar lokasi kegiatan. Pos Pengamanan (Pos Pam) Didirikan di lokasi sekitar acara untuk memastikan situasi tetap aman. Personel kepolisian melakukan pengaturan lalu lintas di beberapa titik utama menuju dan sekitar lokasi debat untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas dan mencegah kemacetan. Razia dan Pemeriksaan dilakukan di titik-titik strategis untuk mengantisipasi adanya barang berbahaya dan menjaga keamanan. Hasil Pengamanan: Acara debat Paslon Bupati dan Wakil Bupati berlangsung aman dan lancar tanpa gangguan. Arus lalu lintas terpantau lancar dengan sedikit kemacetan yang dapat diatasi berkat pengaturan yang efektif. Tidak ditemukan indikasi gangguan keamanan yang signifikan selama kegiatan. Pengamanan ini merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk menciptakan suasana yang kondusif menjelang pelaksanaan Pemilukada 2024, serta menjaga ketertiban umum dalam setiap tahapan kegiatan Pilkada.

“Insya Allah tidak ada lagi kendala dalam persyaratannya, tinggal lagi MenpanRB meneruskan izin prakarsanya ke presiden, sehingga presiden dapat mengeluarkan Perpres-nya dalam waktu dekat ini, kita doakan saja,” sebut Sirajuddin.

Sedangkan untuk nama UIN Fatmawati Seokarno yang diusulkan oleh Gubenrur Bengkulu Rohidin Mersyah, dijelaskannya, sudah diajukan dan hanya menunggu SK dari presiden saja, apakah nanti namanya UIN Fatmawati Soekarno atau UIN Fatmawati.

“Nanti kita lihat dari SK Presiden yang mana akan disetujui apakah UIN Fatmawati Soekarno atau UIN Fatmawati, mudah-mudahan tidak berubah seperti yang kita usulkan yaitu UIN Fatmawati Soekarno, karena kita hanya mengusulkan saja,” ujarnya.

Baca Juga  Sat Samapta Polresta Bengkulu Lakukan Patroli di Pantai Panjang untuk Ciptakan KeamananSat Samapta Polresta Bengkulu Lakukan Patroli di Pantai Panjang untuk Ciptakan Keamanan

Sirajuddin menegaskan, perubahan status dari IAIN menjadi UIN tersebut dalam waktu dekat keinginan dan harapan tersebut dapat segera terwujud.

“Insya Allah kita targetkan akhir tahun ini dapat terwujud,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah terus mengupayakan untuk pengembangan status kelembagaan maupun perguruan tinggi yang ada di Provinsi Bengkulu.

Di mana, saat ini seperti Polda Bengkulu telah naik dari Type B menjadi Type A yang sekarang dipimpin oleh Kapolda dengan pangkat Inspektur Jenderal (bintang dua).

Baca Juga  Ketua Fraksi Gerindra: Kebijakan Zonasi PPDB Perlu Disempurnakan

Naiknya status kelembagaan maupun perguruan tinggi yang ada di Proivinsi Bengkulu tersebut, dimaksudkan oleh Gubernur Rohidin agar Provinsi Bengkulu dapat setara dengan provinsi lainnya.

Di samping menaikan status juga diharapkan dapat berdampak pada naiknya ekonomi Provinsi Bengkulu.

Untuk transformasi IAIN ke UIN, Gubernur Rohidin telah melakukan koordinasi dengan beberapa kementerian terkait seperi Menko PMK, KemenpanRB  dan juga Kemenag RI yang menghasilkan  rekomendasi untuk mewujudkan IAIN menjadi UIN Fatmawati Soekarno. (Mc/Me)

Dutawarta.com

Komentar

News Feed