oleh

Polri Duga Ada Pelaku Lain Dalam Kasus Binomo

Siberindo.co – Bareskrim Polri terus mengusut kasus dugaan penipuan investasi lewat trading aplikasi Binomo dengan tersangka Crazy Rich Medan, Indra Kenz. Dalam penelusuran aset, terdeteksi dugaan adanya pelaku lain pada perkara tersebut.

Dirtipideksus Bareskrim Polri Brigjen Whisnu Hermawan menyampaikan, berdasarkan pemeriksaan aliran dana ditemukan ada yang masuk lewat payment gateway Indonesia.

“Kami menduga ada pelaku lain di luar IK yang ada di Indonesia yang masih kita cari. Ada berapa payment gateway,” tutur Whisnu dalam acara bersama PPATK, Kamis (10/3/2022).

Baca Juga  Edar Sabu, Warga Kota Padang Ditangkap Polres Rejang Lebong

Dalam praktiknya, kata Whisnu, Indra Kenz melakukan upaya pencucian uang lewat pembelian berbagai aset. Baik berupa barang mewah, kendaraan, dan rumah.

“Contohnya rumah, sebagian uang dia sebagian uang yang bersih. Itu udah kena pencucian uang. Jadi uang hasil kejahatan disamarkan seolah-olah menjadi uang yang bersih,” kata Whisnu.

Sebelumnya, dua unit rumah Indra Kenz di Komplek Cemara Asri, Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut), disegel Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri. Penyegelan dilakukan Rabu (9/3/2022).

Baca Juga  Binrohtal Polda Bengkulu, Ustadz Ramli Angkat Tema Bahaya Judi Online dan Bangun Keluarga SakinahBENGKULU – Polda Bengkulu menggelar kegiatan pembinaan rohani dan mental bagi seluruh personelnya pada hari Kamis (12/12/2024). Kegiatan yang dilaksanakan secara serentak di beberapa tempat ibadah ini bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan personel, serta memperkuat tali silaturahmi antar umat beragama. Dalam tausiahnya di Masjid Al Amin, Ustadz Ramli, LC., memberikan peringatan serius mengenai bahaya judi online. Beliau menyampaikan bahwa judi online tidak hanya merusak ekonomi keluarga, tetapi juga dapat merusak hubungan sosial dan mental seseorang. “Judi online adalah jebakan setan yang harus kita hindari. Ini adalah penyakit hati yang sangat berbahaya,” tegas Ustadz Ramli. Ustadz Ramli juga menekankan pentingnya membangun keluarga sakinah, mawadah, warahmah. “Keluarga adalah pondasi utama bagi setiap individu. Dengan membangun keluarga yang harmonis, kita akan mendapatkan ketenangan hidup dan keberkahan dari Allah SWT,” ujarnya. Selain pembinaan agama Islam, kegiatan serupa juga dilaksanakan untuk umat beragama lain melalui zoom meeting. Wakapolda Bengkulu, yang hadir dalam kegiatan tersebut, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan ini. “Pembinaan rohani ini sangat penting untuk menjaga moralitas dan profesionalisme personel Polri,” ungkapnya.

Saat tiba pukul 14.00 WIB, Bareskrim didampingi Kepala Lingkungan (Kepling) langsung menuju rumah berwarna putih Nomor 88 I yang terletak di Jalan Blueberry, di komplek tersebut.

Di rumah tersebut, petugas langsung menempelkan spanduk penyegelan bertuliskan, “Rumah ini dalam pengawasan Dit Tipideksus Bareskrim Polri terkait perkara laporan polisi nomor: LP/B/0058/II/2022/SPKT/Bareskrim Polri tanggal 3 Februari 2022.”

News Feed