oleh

Kasus Covid-19 di Jatim Melonjak, Diknas Kaji Sekolah Tatap Muka

Dinas Pendidikan Jawa Timur akan mengkaji rencana sekolah tatap muka. Jika angka Covid-19 melonjak di daerah yang akan dimulai Januari 2020.

Kepala Dinas Pendidikan Jatim, Wahid Wahyudi menjelaskan, sekolah tatap muka rencananya dimulai pada Januari atau Februari 2020. Namun sekolah tatap muka akan memperhatikan kondisi wilayah setempat, angka sebaran Covid-19.

“Saat ini wilayah di Jatim tidak ada lagi zona kuning, bahkan ada dua wilayah yang zona merah, yakni Jember dan Probolinggo,” kata Wahid, dikonfirmasi, Jumat (11/12/2020).

Baca Juga  Pemprov Jatim Diminta Serius Bantu Ekonomi Masyarakat Terdampak Pandemi

Wahid menegaskan, jika kondisi daerah dinilai belum layak digelar sekolah tatap muka, maka dirinya memastikan menunda terlebih dahulu,” tuturnya.

Wahid mengaku memperketat protokol kesehatan saat uji coba sekolah tatap muka di SMA/SMK. Mengingat angka Covid-19 kembali tinggi.

“Saat ini kami laksanakan uji coba sekolah tatap muka dengan protokol kesehatan ketat termasuk jaga jarak. Kelas yang seharusnya bisa diisi 36 orang siswa, saat ini hanya diisi 18 sampai 19 siswa saja,” tuturnya.

Baca Juga  Babinsa Koramil 1013-05/Lampeong Tegakkan Disiplin Protkes Covid-19.

Wahid menegaskan Jatim sebenarnya sudah siap menggelar sekolah SMA/SMK secara tatap muka pada bulan depan. Sarana dan prasarana sekolah tatap muka, baik negeri maupun swasta sudah memenuhi persyaratan protokol kesehatan. Termasuk koordinasi dengan puskemas, rumah sakit terdekat.

“Jatim insya Allah sudah siap melakukan sekolah tatap muka. Pelaksanaannya tetap menunggu kondisi Covid-19,” ujarnya.

Baca Juga  Mewaspadai FPI Menyebarkan Hoax

Sebelumnya sudah ada sebanyak 1.080 sekolah jenjang SMA/SMK/SLB dari total 4.089 lembaga yang dibuka untuk menjalani tahap uji coba sekolah tatap muka di tengah pandemi Covid-19.

Komentar

News Feed