oleh

Gelar Rapat Dengar Pendapat, DPRD Provinsi Bengkulu Setujui Penambahan Rombel PPDB

Bengkulu, Siberindo.co – Menjawab kisruh Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), terutama tingkat SMA di Bengkulu, disepakati sebagai solusi berupa penambahan Rombongan Belajar (Rombel) baru.

Hal itu terungkap dari Rapat Dengan Pendapat (RDP) yang dilakukan Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu atas permintaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Bengkulu, serta dihadiri langsung perwakilan komite, orang tua yang anaknya belum mendapatkan sekolah, Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan Provinsi Bengkulu, Kejati dan Polda pada Selasa, (12/7/2022).

Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu, Edwar Samsi, S.Ip, MM mengatakan, pada dasarnya sesuai hasil RDP, pihak legislatif dapat memaklumi keresahan, terutama para orang tua. Oleh karena itu solusi yang diambil, disekapati penambahan Rombel baru, agar bisa menampung anak-anak yang sampai dengan saat ini belum mendapatkan sekolah. Sementara kegiatan sekolah pada ajaran baru sudah dimulai.

Baca Juga  Wakil Ketua II DPRD Provinsi Dorong Agar Pembangunan Tol Bengkulu-Lubuk Linggau Rampung Pada2024

“Penambahan Rombel ini sendiri mengacu pada Permendikbud No 1 tahun 2001. Dimana maksimal sekolah itu bisa membuat sebanyak 12 Rombel dengan masing-masing Rombel maksimal jumlah siswanya 36 orang. Kemudian itu juga merupakan peluang, karena rata-rata SMA khususnya di Kota Bengkulu baru terdapat 11 Rombel,” kata Edwar.

Dikatakan, untuk teknis penerimaan anak-anak pada SMA tersebut, dibahas lebih lanjut bersama Dinas Dikbud dan juga masing-masing SMA.

Baca Juga  Anggota Komisi III Tantawi Dali Minta Pemerintah Cepat Tanggap Terkait Infrastruktur Jembatan Pulau Enggano

“Harapan kita nantinya jika penambahan Rombel ini benar-benar disepakati, tentu lebih memprioritaskan anak-anak yang berada di zonasi masing-masing sekolah,” imbuhnya.

Sementara itu, Sekdis Dikbud Provinsi Bengkulu, Syahjudin Burhan menyampaikan, sebenarnya dalam kekisruhan PPDB ini pihaknya memikirkan anak-anak negeri, dengan harapan mereka tetap bersekolah.

Hanya saja permasalahannya para orang tua menginginkan anaknya melanjutkan jenjang pendidikan di SMA tertentu.

Baca Juga  Bersama Komunitas Trail Kaur, Bhabinkamtibmas Bagikan Bantuan ke Warga Terdampak Banjir

“Andai siswa itu mau sekolah di SMK, mungkin bisa diakomodir pada jurusan yang beberapa kuotanya siswanya belum terpenuhi. Makanya karena penambahan Rombel ini dinilai salah satu solusi, kitapun pada intinya sepakat. Terlebih lagi ada sekitar 490 anak yang belum mendapatkan sekolah, sedangkan di Kota Bengkulu ini baru SMAN 7 yang Rombelnya sudah 12, selebihnya belum,” pungkasnya. (Adv)

News Feed