oleh

Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu Kunker ke Dinas Pendidikan Sumsel

Bengkulu, Siberindo.co – Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bengkulu yang melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Jumat (14/1/22).

Diketuai oleh Dempo Xler, dan anggota H Sudirman Alip, Zulasmi Octarina, H Zainal, Gunadi Yunir, Mega Sulastri, Risman Sipayung, Fitri, dan Faizal Mardianto, kunjungan diterima langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel Riza Fahlevi.

Dempo Xler menyampaikan, di Provinsi Bengkulu visi dan misi Gubernur akan melaksanakan pendidikan gratis. Sebagaimana diketahui Sumsel sudah sejak dulu jadi pilot project Nasional melaksanakan pendidikan gratis.

Baca Juga  Satgaswil Bengkulu Densus 88 Hibahkan 10 Kavling Tanah ke Koperasi Eks Napiter Bengkulu

“Jadi tidak salah kalau kita melakukan kunjungan ke Sumsel,” ujarnya.

Kedua, lanjut Dempo, dalam melaksanakan pendidikan gratis ada hal yang perlu dipersiapkan regulasinya yakni Peraturan Gubernur (Pergub) yang mengatur secara khusus bahwa orang – orang tidak mampu diberikan pendidikan gratis.

“Kita mendapat ilmu yang bagus di Sumsel, ada SMA Negeri Sumsel yang benar benar gratis bagi yang tidak mampu dan punya prestasi,” katanya.

Baca Juga  Polresta Bengkulu Gelar Bakti Sosial dan Penanaman Pohon untuk Peringatan HUT Bakamla Ke-19

Dempo menuturkan, di Bengkulu juga ada sekolah yang gratis. Namun sekolah tersebut hanya melihat dari sisi prestasinya saja, ada yang dari keluarga mampu dan luar Bengkulu yang sekolah di Sekolah Pentagon Bengkulu.

“Makanya kita tarik anggarannya di SMA Pentagon. Nanti kita ajak Kepala SMA Pentagon belajar ke Sumsel. Karena di SMA Negeri Sumsel anggarannya besar dalam membiayai siswa yang berprestasi tapi bagi yang tidak mampu, ” tandasnya.

Baca Juga  Polda Bengkulu Perpanjang Operasi Aman Nusa II Penanganan Covid-19 Selama 2 Bulan

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel Riza Fahlevi menuturkan, saat menerima kunker DPRD Provinsi Bengkulu, pihaknya memaparkan kalau di Sumsel ada SMA Negeri yang tidak ada bayaran satu rupiahpun.

“SMA Negeri Sumsel yang membiayai anak kurang mampu tapi berprestasi. Memang benar benar gratis. Jadi tidak bayar sama sekali. Mereka ingin meninjau ke SMA Negeri Sumsel,” pungkasnya. (Adv)

News Feed