Beberapa item kegiatan belanja pengadaan langsung tahun 2020 salah satunya diantaranya seperti belanja Lateral Set Dinas Kesehatan kabupaten Pringsewu Rp 48.777 jt patut dipertanyajan yang tidak dapat direalisasikan karena di “Refocusing”, Senin (15/2/2020).
Secara langsung seperti dikatakan sekretaris dinas kesehatan, Imanda Amin ABRI, bahwa untuk kegiatan Lateral Set Dinas Kesehatan itu adalah kegiatan dana Dak untuk di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), tapi, tidak dapat terealisasi karena di Refocusing untuk kegiatan Covid.
“Itu kegiatan dana Dak untuk RSUD, tapi tidak terealisasi karena di Refocusing untuk kegiatan Covid,” kata Sekretaris Diskes saat dikonfirmasi diruang kerjanya.
Dikatakannya lebih lanjut, soal realisasi kegiatan belanja pemeliharaan instalasi dan jaringan air Rp. 60.000.000, konsultan perencanaan pengadaan pagar keliling Ipal/IPL Rp 10 jt, itu sepertinya ini adalah kegiatan RSUD.
“Sepertinya ini kegiatan RSUD, yang bersumber pendapatan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD),” katanya.
Lebih lanjut dikatakannya, seperti konsultan Perencanaan Pengadaan pagar keliling Ipal/IPL Rp 10 jt, Itu kegiatannya dirumah sakit bukan dari dinas kesehatan, karena ada dari rumah sakit, ada yang dari BLUD, yang bersumber dari pendapatan dari rumah sakit, PPK nya adalah DL.
“itu kegiatan dirumah sakit, bukan dinas kesehatan, karena ada dari dinas dan ada dari BLUD, itu PPK nya DL, seperti kegiatan belanja pengadaan alat dapur Rp 25 jt, pengadaan itu sepertinya dan kemungkinan untuk rumah sakit lama,” cetus Imanda.
Diahirinya, seperti pemeliharaan instalasi dan jaringan air Rp 60 jt, Belanja pemeliharaan alat-alat kesehatan & kedokteran Rp 48 jt, pemeliharaan alat-alat kesehatan & kedokteran Rp 100 jt, mesin penyemprot/ fogging DBD Dinas Kesehatan Rp 99.200.000, pemeliharaan gedung Rp 200 jt, Belanja Modal Peralatan dan Mesin – Pengadaan Alat Komunikasi Telphone Rp 10, Pengadaan Printer scanner Dinas Kesehatan Rp 10 jt, Pengadaan Meja Kerja 1 biro Dinas Kesehatan Rp 7,5 jt, ini saya belum dapat menjab, jadi saya mau menanyakan dulu kepada kawan-kawan, karena saya gak tau betul itu.
“Kalau yang itu saya belum bisa menjab, saya mau tanya-tanya lagi ke kawan-kawan,” kelitnya.
Sebelumnya, kepala dinas kesehatan Dr.Ulin dengan singkat, mengatakan silahkan konfirmasikan ke pak selertaris aja.
“Silahkan konfirmasi ke sekretaris aja,” katanya saat dihubungi melalu pesan whatshappnya.
(Pewarta : Bambang)










Komentar