Warga Mangge – Mangge dan Talaga Desa Luhu Kecamatan Huamual Kabupaten Seram Bagian Barat keluhkan dengan rusaknya jembatan penghubung antara dusun – dusun setempat,dengan tidak menginginkan hal – hal yang terjadi serta menghambat aktivitas, warga setempat terpaksa harus swadaya perbaiki dua jembatan yang rusak akibat Banjir beberapa waktu lalu.
Muhammad Habibi Warga Dusun Talaga Kepada Klikwarta,com, Senin (14/12/2020) mengatakan dua jembatan rusak akibat Banjir beberapa waktu lalu sudah dibangun secara darurat gunakan alat manual oleh warga setempat, baik warga Mangge – Mangge maupun Talaga desa Luhu.
“Karena belum diperbaiki oleh Pemda SBB, warga akhirnya bergotong royong untuk kerjakan jembatan dukungan dengan menggunakan batang kelapa yang dibeli dari warga setempat”, ungkap Habib.
Kalau tidak diperbaiki, maka akan menghambat aktivitas warga di beberapa dusun, yang melintasi jembatan tersebut, baik warga dari Dusun Eli dan beberapa dusun lainnya untuk bepergian ke Kota Kecamatan maupun Kota Kabupaten
“Harus diperbaiki, jika tidak diperbaiki maka ekonomi masyarakat bisa lumpuh, apalagi warga yang berpropesi sebagai petani dan nelayan, hasil panen dijual dengan menggunakan kendaraan roda dua, gimna kalau jembatan tidak diperbaiki maka hasil panen mereka sudah tidak bisa lagi dijual ke Dusun – dusun dan desa Induk ( Luhu).
Untuk batang kelapa dibeli dari warga gunakan uang pribadi sendiri, sedangkan talud yang dibangun semennya saya berikan secara gratis, dan ada pula sumbangan sukarela dari pengendara roda dua yang melintasi jembatan tersebut” ujarnya.
(Pewarta : Ge Kakisina)









Komentar