Masa pandemi Covid-19 yang menghantam perekonomian masyarakat Jatim, menjadi keluhan terbanyak yang diterima anggota DPRD Jatim Dapil 4, Martin Hamonangan, SH. MH di 3 daerah pilihannya yaitu Situbondo, Bondowoso dan Banyuwangi.
Dalam kegiatan reses yangg dilakukan selama sepekan, Martin mengaku banyak menerima keluhan ini. Masyarakat sangat mengeluhkan kondisi akibat pandemi yang berdampak sangat berat untuk ekonomi mereka.
“Mereka berharap ada bantuan dari pemerintah lewat jaring pengaman sosial,” ungkap Martin disela sela menggelar reses di Kecamatan Ganteng Banyuwangi, Sabtu (14/11/2020).
Menurut Martin keluhan ini nantinya akan diinventaris untuk dicarikan solusi, sekaligus desakan untuk Pemprov Jatim agar lebih serius lagi mencarikan solusi bagi masyarakat terdampak.
Selain masalah dampak pandemi, Martin mengatakan masyarakat masih sangat mengharap bantuan untuk pembangunan fisik pada fasilitas umum, seperti sekolah, infrastruktur dan rumah ibadah, termasuk masalah makam.
Martin mengaku hanya menangkap harapan besar yang di sampaikan masyarakat kepada dirinya untuk mewujudkan berbagai fasilitas fisik. Seperti sumur bor, pavingisasi, rumah ibadah termasuk soal makam.
Aelama sesuai aturan Martin berusaha memfasilitasi, agar uang negara bisa benar benar dirasakan rakyat. Dirinya hanya mencarikan solusi. “Sesuai yang diinginkan rakyat. Tapi ya gantian,” kata Politisi PDIP yang selalu akrab dengan konstituennya.
Kedekatan ini bisa dilihat saat reses berlangsung, tidak sedikit yang mengaku berterimakasih harapan mereka terwujud. “Terima kasih Pak Martin tempat ibadah kami dapat bantuan dari pemerintah,” kata salah seorang pengurus Gereja Banyuwangi yang hadir saat reses di Genteng Banyuwangi.
Saat ini Martin tengah berjuang agar harapan para guru guru SD dan SMP yang belum mendapat perhatian atas kesejahteraannya. “Ini para guru non PNS kayak guru guru agama terkait status mereka. Kalau yang SMA kan kita bisa minta ke Pemprov , ini guru SD dan SMP kita berharap nanti pemkab Banyuwangi. Mohon doanya, ” pungkas anggota Komisi D DPRD Jatim ini.
(Pewarta : Supra)









Komentar