oleh

Bersama Pemda, Polres SBB Gelar Apel Pasukan Kesiagaan Bencana

Dalam rangka kesiagaan bencana pemerintah daerah dan Polres Seram Bagian Barat menggelar apel upacara pasukan yang terdiri atas TNI / Polri, BPBD, Dinas Perhubungan, dan Satuan Pamon Praja. Upacara bertempat di lapangan Polres SBB, Selasa (17/11/2020).

Apel pasukan dipimpin langsung oleh Bupati Seram Bagian Barat,Moh Yasin Payapo,serta turut hadir pula Kapolres SBB AKBP Bayu Tarida Butar Butar, Sekda SBB Mansur Tuharea, dan Forkapimda SBB, sekaligus pengecekan pasukan oleh Bupati didampingi Kapolres SBB.

Bupati SBB Moh Yasin Payapo dalam sambutannya Apel kesiagaan bencana yang dilaksanakan hari ini, bertujuan untuk mengecek kesiapan personil sarana dan prasarana seluruh instansi terkait dalam rangka penanganan bencana alam di kabupaten Seram Bagian Barat.

“Saya mengapresiasi kegiatan apel tersebut dengan mengucapkan terima kasih kepada Polres SBB,dan juga semua pihak yang telah berpartisipasi dalam apel kesiapan antisipasi bencana alam”, ucap Payapo.

Berdasarkan perkiraan cuaca, kata Payapo, diwilayah kabupaten Seram Bagian Barat sudah memasuki musim hujan sehingga perlu di antisipasi dengan langkah-langkah proaktif untuk membantu masyarakat yang terkena bencana,

Baca Juga  Hari Pertama Kerja, Pemkab Asahan Gelar Upacara HKN

“Serta bersama-sama dengan sinergitas dan koordinasi yang baik antara unsur terkait dalam memberikan pertolongan kepada masyarakat”, pungkas Payapo.

Dikatakan Payapo, untuk menghadapi tugas yang mulia dalam rangka kesiapan dan antisipasi bencana alam di kabupaten SBB, perlu di tekankan bahwa mental dan fisik harus disiapkan dan dilandasi oleh komitmen moral dan disiplin yang tinggi dalam pelaksanaan tugas. ” Dengan bertindak secara cepat dan tepat dalam melakukan tindakan dalam rangka antisipasi bencana alam dan meningkatkan koordinasi dan sinergitas bersama instansi terkait”, ujar Payapo.

Baca Juga  Babinsa Desa Gersik Belantian Hadiri Sosialisasi SDGs

Payapo juga menghimbau agar peserta dapat membantu memberitahukan kepada masyarakat agar harus lebih berhati-hati akan terjadinya  peningkatan akumulasi curah hujan bulanan hampir diseluruh Indonesia berupa bencana hideometeorologi (banjir, longsor, angin kencang, gempa bumi, dan tsunami).” Hal ini perlu diwaspadai dan dilakukan langkah-langkah antisipasi di kabupaten SBB.” imbuhnya.

(Pewarta Ge Kakisina)

Komentar

News Feed