Bengkulu, Siberindo.co – Memasuki Semester II Tahun 2020, Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Mukomuko menyelenggarakan Panduan dan Diskusi Teknis Pengelola Keuangan atau yang disingkat PADEK LOKAN. Kegiatan PADEK LOKAN dilaksanakan di aula KPPN Mukomuko pada hari Selasa tanggal 21 Juli 2020.
Kepala KPPN Mukomuko, Rusli Zulfian, menerangkan kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk diskusi teknis untuk mengidentifikasi akar permasalahan terkait pelaksanaan anggaran. Harapannya diskusi ini dapat menghasilkan panduan bagi satuan kerja (satker) dalam mengatasi hambatan pelaksanaan anggaran sekaligus memperbaiki kinerja pelaksanaan anggarannya.
Lebih lanjut, Rusli menjelaskan PADEK LOKAN merupakan bentuk terobosan atau inovasi dari KPPN Mukomuko dalam mengatasi kendala pelaksanaan anggaran yang dihadapi oleh satker. Kegiatan ini juga merupakan manifestasi dari Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 2013, terkait tugas dan fungsi Direktorat Jenderal Perbendaharaan dalam melaksanakan monitoring dan evaluasi atas pelaksanaan anggaran belanja Kementerian Negara/Lembaga.
Peserta yang hadir merupakan para pengelola keuangan yaitu Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Pejabat Penandatangan Surat Perintah Membayar (PPSPM) dan Bendahara perwakilan satker lingkup wilayah pembayaran KPPN Mukomuko. Pemilihan satker tersebut terkait dengan hasil evaluasi atas Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) yang capaiannya rendah dan satker yang memiliki pagu besar.
Diskusi teknis dilaksanakan dalam format One on One Meeting antara pengelola keuangan satker dan petugas dari KPPN Mukomuko yang dipandu oleh Kepala Seksi Pencairan Dana dan Manajemen Satker, Didhik Susilo Utomo. Dengan format diskusi tersebut diharapkan satker lebih terbuka dalam menyampaikan permasalahannya.
Didhik Susilo Utomo mengungkapkan dari hasil diskusi teknis terungkap beberapa permasalahan atau kendala yang dihadapi satker dalam pelaksanaan anggaran antara lain penyerapan anggaran yang kurang optimal dimasa pandemi Covid-19 dan kesalahan SPM yang disebabkan oleh data supplier.
Diharapkan setelah kegiatan ini pada semester II tahun 2020 kinerja pelaksanaan satker meningkat, demikian penjelasan Rusli di penutup acara. (Red/Tm)











Komentar