oleh

Polda Bengkulu Terima 14 Laporan Masyarakat, Situasi Aman dan Terkendali

 

BENGKULU – Situasi di Provinsi Bengkulu masih terpantau kondusif meskipun terdapat 14 laporan masyarakat yang masuk ke kepolisian daerah (Polda) Bengkulu selama 24 jam, mulai dari 20 hingga 21 Oktober 2024.

Selama kurun waktu tersebut, Polda Bengkulu beserta Polres di jajaran menerima berbagai laporan, di antaranya lima laporan di Polresta Bengkulu terkait penganiayaan, kekerasan terhadap anak, unjuk rasa, dan kecelakaan lalu lintas (lakalantas).

Baca Juga  Tinjau Penanganan Longsor Nakau-Kepahiang, Wagub Mian Pertanyakan Status Lahan Proyek

Selain itu, Polres Bengkulu Utara menerima satu laporan terkait lakalantas, Polres Mukomuko menerima dua laporan pencurian, dan Polres Seluma mencatat satu laporan pencurian.

Di Polres Lebong, terdapat dua laporan, yaitu pengeroyokan dan lakalantas, sementara Polres Kepahiang mencatat satu laporan lakalantas. Polres Bengkulu Selatan dan Polres Kaur masing-masing mencatat satu laporan, yaitu lakalantas dan kebakaran lahan.

Baca Juga  Penanaman Jagung serentak Kuartal IV dalam Rangka Mendukung Swasembada Pangan Tahun 2025

Kabid Humas Polda Bengkulu, Kombes Pol Anuardi, menyampaikan bahwa meskipun ada 14 laporan yang masuk, belum ada kasus menonjol dan semuanya sedang ditangani oleh Polres masing-masing. “Dari 14 laporan yang terdata, sejauh ini belum ada kasus yang menonjol,” kata Anuardi pada Senin (21/10/2024).

Anuardi juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada, terutama saat berkendara di jalan raya mengingat cuaca yang tidak menentu. “Kami harapkan peran serta masyarakat untuk menjaga lingkungan agar situasi semakin kondusif,” ujarnya.

Baca Juga  Pastikan Nataru Aman, Kapolresta dan Forkopimda Sambangi Pospam dan Gereja

Polda Bengkulu juga berharap adanya kerjasama yang lebih erat dari seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.

News Feed