oleh

Fatayat NU Provinsi Bengkulu Jalin Sinergitas Dengan BKKBN

Bengkulu, Siberindo.co – PW Fatayat NU Provinsi Bengkulu melakukan audensi ke kantor Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Bengkulu, Jumat (22/7/2022). Audensi tersebut dilakukan oleh Fatayat NU dalam rangka menjalin sinergi program serta melanjutkan kerjasama yang telah dilakukan oleh pengurus terdahulu.

Kepala perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu menyatakan bahwa saat ini salah satu fokus yang dilakukan adalah upaya mengatasi stanting yang merupakan tujuan paling utama dalam program BKKBN. Menurutnya, data dari pusat survey status gizi Indonesia, anak yang terkena stanting di Indonesia mencapai 24 % atau setara dengan 1 dari 4 anak Indonesia terkena stanting.

Untuk itu, BKKBN sangat membutuhkan organisasi mitra untuk sama-sama menuntaskan dan menurunkan angka stanting. Dan BKKBN saat ini sedang menyiapkan kegiatan HARGANAS yang akan dilaksanakan di Kabupaten Rejang Lebong.

Ketua PW Fatayat NU Provinsi Bengkulu Fatrica Syafri menyatakan bahwa kerjasama ini sebenarnya telah dilaksanakan pada masa kepemimpinan Ketua PW Fatayat NU Bengkulu sahabat Sa’adah Mardliyati dan saat ini kita menyambung kembali hubungan dulu yang pernah mesra.

Baca Juga  Agusrin Silaturahmi ke NU Mukomuko

“PW Fatayat NU Bengkulu siap bersinergi bersama BKKBN untuk melaksanakan program-program BKKBN.

Adapun kegiatan yang dapat disinergikan antara Fatayat NU dengan BKKBN misalnya: pemasangan Alat kontrasepsi secara gratis, karena masyarakat (para ibu-ibu muda) banyak mengeluhkan pemasangan alat kontrasepsi  yang terbilang mahal untuk perekenonian menengah kebawah. Kepala BKkBN menyatakan akan siap memberikan alat kontrasepsi secara gratis,” kata dia.

Baca Juga  851 Nakes Belum Vaksin Tahap Pertama

Dalam pertemuan ini dari pihak BKKBN juga dihadiri oleh sekretaris badan, Kabid KBKR dan kepala bagian umum. Sedangkan dari tim PW Fatayat NU dihadiri oleh ketua Fatayat NU, wakil ketua III, wakil sekretaris, bendahara, bidang pengkaderan dan organisasi, bidang seni sosial dan budaya. Besar harapan seluruh pengurus sinergi ini segera terealisasi.

News Feed