Salah satu korban KRI Nanggala -402 milik TNI- AL yang tenggelam di perairan Selat Bali beberapa waktu lalu adalah Sersan Dua Setyo Wawan. Anak ketiga dari tiga bersaudara pasangan Mad Harun (almarhum) dan Wiji tersebut, berdomisili di RT 5 RW 9 Kelurahan Balun Kecamatan Cepu Kabupaten Blora, Jawa Tengah bersama ibunya. Ibu almarhum yang sehari-hari berjualan nasi pecel di depan stasiun Cepu tersebut, sudah 20 tahun tinggal di Balun Pasar Jagung.
“Ya memang sejak kecil tinggal bersama ibunya di Balun Pasar Jagung.Tapi aslinya orang Baurno Bojonegoro. Sedangkan istri almarhum warga Kecamatan Tambakrejo, Bojonegoro. Tapi setelah nikah almarhum tinggal bersama istrinya,” ujar Muhamad Amin, Lurah Balun, Senin (26/4/2021).
Almarhum, lanjut Amin sejak kelas 3 sekolah dasar sudah tinggal di Balun sampai dengan lulus Sekolah Teknik Menengah ( STM).
“Dia bersekolah di SD Negeri 10 Cepu ,melanjutkan di SMP Negeri 1 Cepu terus ke STM Santo Yosef Cepu,” ujar Amin.
Diketahui, Serda Setyo Wawan adalah satu dari 53 prajurit terbaik TNI Angkatan Laut yang gugur saat melaksanakan tugas di KRI Nanggala 402.Serda Setyo Wawan meninggalkan istri dan dua anak. Anak pertama laki-laki berusia 8 tahun dan anak kedua perempuan 4 tahun.
(Pewarta : Fajar)









Komentar