oleh

Resah Ijazah Tersandera, Walikota Surati Gubernur

Wartaprima.com  – Demi sebuah visi Kemanusian, Walikota Bengkulu Helmi Hasan nekat surati Gubernur Rohidin Mersyah agar segera mengambil tindakan dengan mengeluarkan Surat Edaran (SE) larangan penahanan ijazah ditingkat SMA/SMK di wilayah Provinsi Bengkulu.

Helmi pun menjelaskan alasan kuat melihat ekonomi masyarakat yang sedang susah dimasa pandemi saat covid-19. Berimplikasi dengan menurunnya ekonomi masyarakat termasuk kemampuan membiayai pendidikan khususnya tingkat SMA/SMK.

“Di Provinsi Bengkulu khususnya Kota Bengkulu banyak siswa/siswi yang belum menerima ijazah, ini disampaikan salah satu siswi SMK Negeri 6 Kota Bengkulu dalam video yang ditujukan kepada Walikota dan saat ini telah viral yang menyampaikan ijazahnya ditahan karena belum melunasi sumbangan pembinaan pendidikan (SPP),” isi dalam SE.

Baca Juga  Gelar Plenary Meeting Kedua di Yogyakarta, G20 EMPOWER Dorong Kontribusi Perempuan Gerakkan Pertumbuhan Ekonomi

Lebih lanjut, dirinya menduga kuat kejadian juga terjadi di daerah lain, bahkan di kabupaten-kabupaten di Provinsi Bengkulu, penahanan ijazah oleh pihak sekolah tidak hanya dirasakan oleh orangtua atau murid di Kota Bengkulu.

“Bapak Gubernur yang terhormat, kejadian yang kami sampaikan ini diduga kuat juga terjadi di beberapa daerah lain di Provinsi Bengkulu, karena melihat kasus yang dialami oleh banyak siswa/siswi di kota Bengkulu,” lanjut SE tersebut.

Baca Juga  Selama Ramadhan, Polres Mukomuko Gencar Salurkan Bantuan Sembako Kepada Warga Membutuhkan

Helmi juga menyampaikan di Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah (Pemda) dalam lampiran menjelaskan bahwa pengelolaan sekolah menengah menjadi kewenangan Provinsi sehingga kabupaten Kota tidak dapat ikut berperan.

“Melalui surat ini kami memohon kepada Bapak untuk berkenan mengeluarkan Surat Edaran larangan penahanan ijazah pada satuan pendidikan SMA/SMK di wilayah se-Provinsi Bengkulu agar kejadian ijazah di tahan tak terjadi dan terdengar lagi,” pinta Helmi Hasan.

Ia juga mengatakan sikap yang diambilanya ialah sebagai visi kemanusiaan.

Baca Juga  Dandim 1201 Apresiasi Babinsa Bersama Kepala Desa Keranji Paidang Lakukan Pembagian Masker dan Penyemprotan Desinfektan

“Ini bicara tentang kemanusiaan, masyarakat sedang tak berdaya, bukan tak mau membayar tpi keadaanlah yang membuat ini terjadi, jangan makin mempersusah rakyat dimasa seperti ini,” pungkasnya. (**).

https://www.wartaprima.com/resah-ijazah-tersandera-walikota-surati-gubernur

Komentar

News Feed