Semarang – Puluhan pengemudi driver Grab yang tergabung dalam Driver Online Semarang Bersatu menggeruduk kantor Grab yang berada di Ruko Metro Square, jalan Imam Bonjol kota Semarang, Senin (26/4) pukul 11.00 WIB.
Para driver online tersebut menuntut pihak Grab agar bisa memenuhi tuntutan mereka diantaranya Opensus, Pot tarif, Asuransi, Bubarkan SGCS dan garansi pendapatan driver.
Enam orang perwakilan dari driver diberikan kesempatan masuk ke kantor Grab untuk mediasi. Namun mediasi yang berlangsung alot sekitar dua jam tersebut tidak menghasilkan keputusan apapun. Bahkan saat wartawan melakukan peliputan, pihak karyawan Grab sempat melarang media untuk tidak melakukan peliputan.
Didik Agus Riyanto, selaku Koordinator Lapangan aksi tersebut mengatakan bahwa para driver menuntut pihak Grab bisa mengabulkan tuntutan para driver diantaranya adalah hilangkan potongan biaya pemesanan antara Rp 4 ribu hingga Rp 5 ribu, turunkan potongan pembayaran tarif penumpang, yang sebelumnya 20 persen menjadi 10 persen dan bubarkan SGCS atau organisasi mitra online yang dibentuk oleh pihak Grab.
Kemudian, tuntutan lainnya kata Didik adalah jangan lakukan suspen yang sewenang-wenang terhadap mitra online Grab dan berikan garansi pendapatan serta berikan bagi driver online.
Sekretaris Umum DPD ADO Jateng, Iwan Wiratmo mengatakan bahwa para driver online yang tergabung dalam Driver Online Semarang Bersatu menuntut pihak Grab agar bisa mengabulkan tuntutan mereka.
Menurutnya, setelah beberapa kali mediasi, pihaknya bersama driver online meminta kepada pihak Grab agar bisa mengabulkan beberapa tuntutan dari para driver. Pada puncaknya, Senin siang mereka melakukan mediasi kembali kepada pihak Grab karena pihak Grab tidak mau menemui, dalam hal ini mereka ingin bertemu dengan Ops Area Semarang yang diwakili Ramdan waktu itu, namun sampai hari ini kata Iwan, pihaknya belum juga mau menemui.
“Hari ini perwakilan enam orang masuk ke dalam untuk bertemu dengan beliau ternyata juga tidak hadir,” terangnya.
Jadi harapan dari para pengemudi online menurut Iwan Wiratmo adalah pihak Manajemen Grab sebagai aplikator tidak kaku selama ini kepada driver.
Sementara itu, Arya, mewakili pihak Grab area Semarang dalam mediasi tersebut mengatakan bahwa dari hasil komunikasi yang dilakukannya hari ini bersama Manajemen Grab, mediasi akan diagendakan ulang pada Rabu mendatang.
“Jadi untuk update selanjutnya, kita agendakan hari Rabu besok dan akan kita hadirkan Ramdan sebagai kepala perwakilan Grab Kota Semarang,” jelasnya.
Pewarta : Peni Kusumawati









Komentar