oleh

Koramil 07/Sukorejo Laksanakan Kerja Bakti Singkirkan Timbunan Tanah Longsor

Intensitas hujan yang tinggi membuat beberapa daerah menjadi rawan bencana. Letak geografis yang berbeda beda membuat perbedaan tingkat kerawanan dan jenis bencana.

 

Salah satu daerah rawan bencana tanah longsor adalah Kecamatan Sukorejo. Telah terjadi bencana tanah longsor di Dusun Pesaren Desa Pesaren Kecamatan Sukorejo. Pada hari Kamis, 28/1/2021. Di dalam musibah tersebut tidak menelan korban jiwa tetapi kerugian material hingga jutaan rupiah.

 

hujan lebat mengguyur Wilayah Sukorejo dengan intensitas tinggi yang mengakibatkan pekarangan samping rumah Bapak Sapi’i Longsor menimpa rumah Ibu Sa’adah. Luas pekarangan yang longsor sekitar 18 m².

Baca Juga  Olah Raga Sebagai Kegiatan Rutinitas Kodim 0715/Kendal

Korban Tanah longsor adalah pekarangan Bapak Sapi’i  mengalamai kerusakan kandang sapi dan senderan, kerugian material kurang lebih 3 juta dan Rumah Ibu Sa’adah mengalami kerusakan kamar mandi dan dapur perkiraan kerugian kurang lebih 2 Juta.

 

Bhabinsa Desa Pesaren mendengar laporan langsung mengecek lokasi. Dan Hari Jum’at, 29 Januari 2021 pukul 07.30 Wib Warga bersama sama Koramil 07/Sukorejo melaksanakan kerja bhakti  membersihkan tanah yang masuk ke rumah korban.

Baca Juga  Ada Apa TNI-POLRI Surakarta Gelar Apel Pasukan Gabungan, Ini Jawabannya

 

Saat diminta keterangan, Danramil Sukorejo menjelaskan ” Kecamatan Sukorejo ini adalah salah satu kecamatan yang rawan bencana tanah longsor, diatambah intensitas hujan yang tinggi. Untuk kali ini keluarga Bapak Sapi’i dengan ibu Sa’adah yang terkena musibah tanah longsor. Untuk korban jiwa tidak ada kerugian Materiil keduanya kurang lebih 5 juta, ” jelas Danramil.

Baca Juga  Kapolri Gelorakan Semangat Persatuan-Kesatuan Saat Tutup Porseni NU

 

” Hari Jum’at kemarin tanggal 29/1/2021 Koramil 07/ Sukorejo melaksanakan kerja Bhakti membersihkan rumah ibu Sa’adah dari timbunan tanah.Semoga saja tenaga dan pikiran dari Koramil 07/ Sukorejo dapat sedikit meringankan korban. Dan  warga lainnya kami imbau untuk selalu tanggap bencana mengingat intensitas hujan yang masih tinggi di bulan Januari sampai Februari nanti, ” pungkasnya.

Pewarta : Peni Kusumawati

Komentar

News Feed