Bengkulu, Siberindo.co – Apes dialami Irasman (37), pria warga Jalan Reformasi Kelurahan Padang Kapuk Kabupaten Bengkulu Selatan. Saat dia bertandang ke kosan seorang perempuan bernama Nela Sari di Jalan SD 5 Kelurahan Ibul Kecamatan Kota Manna Kabupaten Bengkulu Selatan, dirinya mengalami penganiayaan dengan terduga pelaku 3 pria.
Peristiwa itu terjadi pada Rabu (18/4/2021) malam sekira pukul 19.30 WIB. Saat itu, korban Irasman datang ke kosan Nela Sari. Tiba-tiba saja, datanglah 3 pria masing-masing Rio Andesti (24), yeki Irawan (19) dan Rahmat Hidayat (19) yang langsung menanyakan kepada korban mengapa dirinya main ke kosan perempuan tersebut. Dijawab oleh korban, dirinya hanya main saja.
Namun tiba-tiba, terduga pelaku memukul korban dengan kunci motor dan merampas Hp milik korban. Akibatnya, korban mengalami luka robek dan lecet.
Tidak terima, korban kemudian membuat laporan ke Polres Bengkulu Selatan.
Atas laporan korban, polisi kemudian melakukan penyelidikan dengan mengamankan tiga terduga pelaku pada Kamis (29/4/2021) malam.
“Ketiganya merupakan warga Desa Maras Kecamatan Air Nipis dan diamankan saat berada di pondok ditengah-tengah wisata Tebat Rukis,” terang Kanit Pidum M Bintang Azhar S.Trk yang memimpin langsung penangkapan terhadap terduga pelaku.
Baca Juga Binrohtal Polda Bengkulu, Ustadz Ramli Angkat Tema Bahaya Judi Online dan Bangun Keluarga SakinahBENGKULU – Polda Bengkulu menggelar kegiatan pembinaan rohani dan mental bagi seluruh personelnya pada hari Kamis (12/12/2024). Kegiatan yang dilaksanakan secara serentak di beberapa tempat ibadah ini bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan personel, serta memperkuat tali silaturahmi antar umat beragama. Dalam tausiahnya di Masjid Al Amin, Ustadz Ramli, LC., memberikan peringatan serius mengenai bahaya judi online. Beliau menyampaikan bahwa judi online tidak hanya merusak ekonomi keluarga, tetapi juga dapat merusak hubungan sosial dan mental seseorang. “Judi online adalah jebakan setan yang harus kita hindari. Ini adalah penyakit hati yang sangat berbahaya,” tegas Ustadz Ramli. Ustadz Ramli juga menekankan pentingnya membangun keluarga sakinah, mawadah, warahmah. “Keluarga adalah pondasi utama bagi setiap individu. Dengan membangun keluarga yang harmonis, kita akan mendapatkan ketenangan hidup dan keberkahan dari Allah SWT,” ujarnya. Selain pembinaan agama Islam, kegiatan serupa juga dilaksanakan untuk umat beragama lain melalui zoom meeting. Wakapolda Bengkulu, yang hadir dalam kegiatan tersebut, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan ini. “Pembinaan rohani ini sangat penting untuk menjaga moralitas dan profesionalisme personel Polri,” ungkapnya.
Dutawarta.com
Komentar