Bengkulu, Siberindo.co – Basarnas Bengkulu menangani cepat laporan terkait adanya evakuasi korban Banjir di Kabupaten Bengkulu Tengah tepatnya dikawasan PT Bio Nusantara Teknologi Desa Pondok Kelapa. Penyelamatan memakan waktu estimasi selama 1,5 jam. Kepala Basarnas Bengkulu M Arafah mengatakan, ada sebanyak 55 korban Banjir dikawasan tersebut.
“Laporan masuk ke kita pukul 01.00 Wib pada Selasa (30/8). Hingga selang beberapa menit kemudian, anggota sudah tiba di lokasi. Kemudian pada pukul 10.00 wib, kita menurunkan kembali personel tim kedua untuk mengevakuasi korban,” ujarnya.
Menurutnya ada 15 korban yang tidak dapat melewati akses jalan dikawasan tersebut, pihaknya dengan sigap langsung menurubkan perahu karet bantuan hingga korban dapat dievakuasi.
“Ada 15 korban yang terjebak Banjir disana, kita turunkan perahu karet bantuan untuk mengevakuasi korban. Alhamdulillah semuanya dapat terselamatkan,” tambahnya.
Lebih lanjut kemudian personel diturunkan untuk mengevakuasi di unit 6 sebanyak 15 orang, 40 orang di unit 3.
“Untuk tim II itu diturunkan melakukan evakuasi di unit 6 ada sebanyak 15 orang. Kemudian di unit 3 ada 40 orang. Semuanya sudah dievakuasi, saat ini keseluruhan korban sudah ditempatkan lebih aman,” lanjutnya.
Arafah mengimbau, bagi masyarakat yang membutuhkan pertolongan evakuasi dapat langsung melapor ke pihaknya untuk ditindak lanjuti.










