Tingkat kunjungan wisata kawasan Lagoi Bintan mengalami penurunan sangat tajam, baik kunjungan wisatawan domestik dan internasional di masa pandemi Covid-19 . Anjloknya kunjungan dan hunian membuat para pelaku pariwisata Bintan mengalami penurunan pendapatan yang sangat tajam.
Menyikapi hal tersebut, pemerintah daerah dan pemerintah pusat telah menggelontorkan Dana New Normal, melalui Dinas Pariwisata Bintan, Dinas Kesehatan dan Dinas Lingkungan Hidup. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Pariwisata Bintan Wanrudi Iskandar saat meresmikan Laboratorium VCR di Lagoi Bintan, Rabu (30/12/2020).
“Adapun alokasi dana yang di peruntukan berkisar Rp. 42 milyar dengan rincian 70% di gunakan dalam pembelanjaan dan 30% di peruntukan untuk kebutuhan kesehatan”, jelas Wanrudi.
Sementara itu, GM PT Bintan Resort Cakrawala Abdul Wahab mengucapkan terimakasih kepada pemerintah daerah telah mendukung dan berupaya melengkapi peningkatan fasilitas penunjang mempercepat penanganan Covid-19 di kawasan Lagoi.
“Kini sudah ada tujuh hotel yang telah buka, lab yang ada di Lagoi akan bekerja sama dengan Singapore”, jelas Wahab.
Dalam peresmian labor di kawasan klinik Lagoi Bintan turut hadir Bupati Bintan yang di wakili Seketaris Daerah Bintan, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kapolres Bintan, Danlanud, KKP dan para pelaku usaha pariwisata yang ada di Lagoi Bintan.
(Pewarta : Surya)









Komentar