oleh

Berlakukan PPKM Skala Mikro Akses 2 Desa di Bengkulu Utara Ditutup

Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro (PPKM), Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu diberlakukan. Perpanjangan dan perluasan PPKM skala mikro dilakukan untuk menekan angka penularan Covid-19, Jum at (7/5/2021).

Keterangan resmi dari otoritas terkait, Desa Rama Agung Kecamatan Kota Arga Makmur dan Desa Pasar Ketahun Kecamatan Ketahun, bakal ditutup pada pembatasan berbasis mikro kali ini. Hal ini dilakukan lantaran jumlah warga yang positif Covid 19 di 2 wilayah ini mengalami peningkatan. Dari 491 kasus positif Covid 19 di Kabupaten Bengkulu Utara, dua Desa tersebut menyumbang angka yang cukup tinggi.

Dandim 0423 Bengkulu Utara, Letkol Inf. Agung P Saksono mengatakan, vidcon di aula Darmawangsa milik Kodim 0423/BU digelar langsung bersama Komandan Korem 041/Garuda Emas, Forkopimda Provinsi Bengkulu dan segenap unsur Forkopimda Bengkulu Utara.

“Ada dua Desa menjadi titik fokus kali ini.Kita harap Masyarakat di Provinsi Bengkulu Khususnya Kabupaten Bengkulu Utara, dapat mengikuti arahan pemerintah pusat, Provinsi hingga Kabupaten, dalam Upaya pemberlakukan  pembatasan kegiatan  berbasis Mokro (PPKM) untuk menekan dan memutuskan  mata rantai Covid-19 ini,” kata Dandim.

Baca Juga  Omnibus Law Cipta Kerja Perlu Segera Disahkan

Sementara itu, Bupati Bengkulu Utara, Mian menjelaskan, arahan  perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro (PPKM) Kabupaten Bengkulu Utara tetap menitik beratkan larangan mudik dan protokol kesehatan. Ketegasan ini diambil guna mengantisipasi potensi lonjakan kasus aktif menjelang dan pasca lebaran.

“Masyarakat diharapkan terus menjalankan disiplin protokol kesehatan, terutama saat minggu akhir Ramadan hingga menjelang Idul Fitri. Arahan ini Akan kita sampaikan secepat mungkin, melalui tim yang ada. Seperti memanfaatkan  Satgas Covid di Desa. Tidak bisa di tawar-tawarkan pada lebaran 1442 H, semua objek wisata kita tutup,” kata Mian.

Baca Juga  Bupati Minta Perusahaan segera Relokasi Tempat Tinggal Karyawan JOP

(Pewarta : Ismail)

Komentar

News Feed